>Selamat datang,blog ini bebas akses,mohon saran dan kritiknya

Minggu, 29 Agustus 2010

SILVER RECOVER

Dapat dilakukan dengan 2 cara :
  1. Elektrolisa
  2. Metal Exchange

  • ELEKTROLISA

Yaitu : suatu cara untuk memisahkan endapan perak dari larutan fikser dengan menggunakan elektroda + dan elektroda–
* Anoda dibuat dari bahan karbon/ebonit (+)
* Katoda dibuat dari bahan stainless (-)
* Kedua kutub tersebut diberi tegangan agar Ag yang larut mengendap/menempel dikatoda berupa lempengan perak
* Ion monoargento dithiosulphate yang berasal dari dissosiasi garam Na3Ag(S2O3)2
                        merupakan ion -. Shg akan bergerak menuju anoda
* Sedangkan yang berdissosiasi menjadi ion perak + akan bergerak menuju katoda
    
SILVER RECOVERY DENGAN ELEKTROLISIS DAPAT DILAKUKAN DENGAN DUA CARA :
  1. ARUS RENDAH
  2. ARUS TINGGI
—  ARUS RENDAH
v   Beda potensial ≥ 0,5 volt
v  Arus 40-800 mA, tergantung luas permukaan katoda kerapatan arus 0,01-0,02 mA/cm.
v  Jika arus terlalu tinggi maka laju pengendapan Ag lambat à CT meningkat
v  Jika arus besar, laju pengendapan cepat tetapi kemungkinan terjadinya sulfidasinya besar.
—  
CIRI-CIRI SULFIDASI
  • —        Perak yang mengendap berwarna hitam/abu-abu
  • —        Butiran-butiran Ag saling terlepas satu sama lain
  • —        Cairan berwarna hitam/coklat
  • —        Menimbulkan bau tidak enak

Untuk menghindari sulfidasi pada elektrolisa arus lemah dapat dilakukan dengan agitasi ringan agar hasil pengendapan lebih baik.

—  ELEKTROLISA DENGAN ARUS TINGGI
  • —     Arus mencapai 3 A/m2
  •      Tegangan 0,5 v
  • —     Disertai agitasi besar untuk menghindari sulfidasi
  • —     Semakin tinggi arus yang diberikan à agitasi juga harus semakin besar.

—  KESIMPULAN
  • —        Dengan arus rendah dapat dilakukan dengan/tanpa agitasi dan proses dapat berjalan sementara proses fiksasi film terus berlangsung
  • —        Dengan arus tinggi dilakukan dengan agitasi besar dengan efisiensi yang lebih tinggi tetapi selama elektrolisa berlangsung proses fiksasi tidak dapat dilakukan

—  PENYEBAB SULFIDASI SELAMA BERLANGSUNGNYA SILVER RECOVERY

  1. —        Besar kecilnya arus yang dipakai, Pada pemakaian arus yang besar harus disertai dengan agitasi, jika akan terjadi sulfidasi (arus naik, agitasi naik)
  2. —        Tinggi rendahnya kadar perak dalam larutan fixer. Pada larutan yang mengandung kadar rendah, jika dilakukan elektrolisa, cenderung terjadi sulfidasi. Dianjurkan dilakukan pada larutan yang menangdung kadar perak min 2 gr/lt.

—  PENYEBAB SULFIDASI SELAMA BERLANGSUNGNYA SILVER RECOVERY

—  Tinggi rendahnya konsentrasi sulfit, Pada larutan dengan konsentrasi sulfit rendah, lebih besar kemungkinan terjadinya sulfidasi dibanding dengan pH larutan dengan konsentrasi sulfit tinggi
—  pH cairan
                Pada pH larutan yang lebih tinggi lebih besar kemungkinan terjadinya sulfidasi dibanding dengan pH larutan yang lebih rendah. Batas maksimal pH fixer = 5

  • —        METAL EXCHANGE

Apabila logam dasar, seperti serbuk besi, serbuk Zn, ataupun kapas baja (steel wool) dimasukkan kedalam larutan yang mengandung garam-garam perak, maka logam dasar tersebut akan hancur dan logam perak akan mengendap dan digantikan dengan logam dasar tersebut.

—  BANYAK SEDIKITNYA PERAK YANG DIHASILKAN TERGANTUNG PADA :
  • —        Efisiensi recovery sistem
  • —        Tipe film yang diproses
  • —        Subyek radiograf
  • —        Jumlah fixer yang keluar/terbuang dari permukaan tangki pada saat proses fiksasi dilakukan

Keuntungan cara elektrolisa :
  • —        Fixer masih dapat digunakan
  • —        Hasil proses lebih bersih
  • —       Kemurnian perak 90-98%

Kelemahan :
  • —        Harga alat mahal
  • —        Efisiensinya lebih rendah dibanding dengan cara pertukaran metal
  • —       Memakan waktu dan tempat didalam bak prosessing

Keuntungan cara pertukaran metal :
  • —        Alat lebih murah, tidak menggunakan listrik
  • —        Efisiensinya lebih murah, tidak menggunakan listrik
  • —        Lebih sesuai untuk larutan otomatik
  • —        Proses relatif lebih singkat

Kelemahan :
  • —        Fikser tidak dapat digunakan lagi
  • —     Proses penyaringan lebih membutuhkan biaya besar
  • —        Berbau
  • —        Tidak cocok untuk jumlah fikser dengan volume lebih besar

2 komentar:

  1. Salam teman sejawat. RADIOGRAFER
    mas bisa gak minta secara detail pembuatan elektrolisa nya secara detail

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus